Skip to main content

Cara Menghitung Pajak Jual Beli Tanah 2018

Pajak jual beli tanah 2018 – Dalam transaksi jual beli tanah, tidak hanya sekedar transaksi berpindah kepemilikan, namun ada biaya pajak jual beli rumah 2018 yang harus dibayar.

Lalu pajak jual beli rumah 2018, pajak penjualan rumah 2018 ditanggung siapa, berapa yang harus dibayarkan dan bagaimana cara menghitung pajak jual beli tanah 2018 ? Berikut penjelasan rincinya.

Cara Menghitung Pajak Jual Beli Tanah 2018
Biaya-Biaya Dalam Proses Jual Beli Rumah dan Tanah

Pengecekan Sertifikat

Pengecekan Sertifikat TanahProses pengecekan sertifikat dilaksanakan sebelum transaksi jual beli rumah akan dijalankan, tujuannya yaitu untuk memastikan kalau sertifikat tidak dalam keadaan  catatan blokir,  catatan sita atau hal yang lainnya menurut Buku Tanah di kantor pertanahan setempat. Proses pengecekan sertifikat ini dilaksanakan di kantor pertanahan kota/kabupaten setempat, mengenai beban biaya telah diatur menurut kebijakan kantor pertanhan tersebut masing-masing , dan umumnya biaya ini dibebankan pada pihak calon pembeli rumah, tapi hal ini ssbelumnya mesti disepakati terlebih dahulu antara pembeli dengan penjual rumah.

Biaya Akta Jual Beli (AJB)

Biaya Akta Jual Beli (AJB)Pada pembuatan akta jual beli  juga mengeluarkan dana.  Pihak pembuat AJB ialah Pejabat Pembuat akta tanah(PPAT). Jumlah biaya AJB (Akta jual beli) yang dibayarkan pada PPAT itu berbeda-beda untuk masing-masing daerah, Tapi biaya AJB tersebut tak boleh melebih 1% dari nilai transaksi yang dimuat dalam Akta Jual Beli. Biaya pembuatan AJB ini biasanya dibebankan pada semua pihak baik pembeli  ataupun penjual rumah, tapi hal ini ssbelumnya mesti disepakati terlebih dahulu antara pembeli dengan penjual rumah.

Biaya Balik Nama.

biaya balik nama sertifikat rumahBalik nama dalam sertifikat dilaksanan di kantor pertanahan kabupaten atau kota setempat. Proses pengajuan balik nama dilakukan oleh PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dengan melakukan pembayaran biaya dengan jumlah yang sesuai dengan peraturan di kantor pertanahan yang berlaku. Umumnya, biaya balik nama ini dibebankan kepada pihak pembeli.

Misal :

Terjadi transaksi jual beli tanah di Surabaya. Harga tanah adalah Rp 300.000.000. NPOPTKP wilayah Surabaya adalah Rp 70.000.000. Berapakah PPh (Pajak Penghasilan) yang akan dibayarkan oleh penjual dan berapakah BPHTP yang akan dibayarkan oleh pembeli?

PPh (Pajak Penghasilan)

pph jual beli tanahBesaran PPh dalam penghitungan pajak jual beli tanah

2,5% x Rp 300.000.000 = Rp 7.500.000

BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan)

BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan)Besaran BPHTP dalam penghitungan pajak jual beli tanah

Rp 300.000.000 – Rp 60.000.000 = Rp 240.000.000

5% x Rp 240.000.000 = Rp 12.000.000

Dari perhitungan tersebut terlihat perbedaan yang harus dibayarkan. Oleh penjual senilai Rp 15.000.000 dan pembeli senilai Rp 11.500.000. Bagaimana? Mudah kan menghitung pajak jual beli rumah 2018 ? Anda dapat menghitung sendiri pajak jual beli tanah yang harus dibayarkan dari tanah yang Anda miliki.

Biaya Bank

Biaya Bank kpr rumahBila jual beli menggunakan fasilitas perbankan maka bank akan memberikan daftar biaya apa saja yang mesti dibayarkan, umumnya bank mempunyai pengaturan yang berbeda mengenai hal ini.

Biaya Jasa Notaris.

Biaya Notaris Jual Beli TanahUntuk Pengurusan pihak pembelii akna dikenakan biaya sesuai dengan kesepakatan sebelumnya dengan pihak KantorNotaris

Dasar Hukum Pajak Jual Beli Tanah

Dasar hukum atas pajak jual beli rumah 2018 terdapat pada PP RI No.48 Tahun 1994 Pasal 1 Ayat (1) yang berisi sebagi berikut.

Alasan Pemindahan Hak Tanah

Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan pemindahan hak tanah, yaitu sebagai berikut.

  1. Jual beli
  2. Hibah
  3. Waris
  4. Pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan
  5. Pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap
  6. Tukar-menukar
  7. Hibah wasiat
  8. Pemasukan dalam perseroan atau badan hukum
  9. Pemilihan pembeli pada lelang
  10. Peleburan usaha
  11. Penggabungan usaha
  12. Pemekaran usaha

Istilah-Istilah dalam Pajak Jual Beli Tanah

1. (NJOP) Nilai Jual Obyek Pajak

Manfaat NJOP dalam pajak jual beli tanah merupakan penentuan besaran nilai yang sudah ditentukan oleh pemerintah sebagai acuan pengenaan pajak atas PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Besaran nilai NJOP ini akan berbeda-beda di tiap-tiap zona wilayahnya. Kita dapat melihat besaran NJOP di lembar pembayaran PBB yang diberikan tiap tahunnya.

Sesudah mengetahui besaran NJOP, kita baru dapat memberikan penawaran harga kepada pihak penjual rumahnya. Ketika kita membaca lembaran NJOP, kita akan memahami besaran nilai pajak jual beli tanah 2018 dan berapa selisih harga rumah hendak dijual dengan yang ada di NJOP, sehingga kita bisa melakukan penawaran yang dapat benar-benar layak dengan perhitungan pajak jual beli rumah 2018 kita sendiri.

2. NPOP ( Nilai Perolehan Objek Pajak) atas Pajak Jual Beli Tanah

NPOP merupakan nilai atas perolehan objek hak atas tanah dengan bangunan untuk digunakan pada perhitungan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Besaran NPOP merupakan sejumlah yang telah disepakati antara pihak penjual dan pembeli pembeli rumah yang dimuat dalam surat maupun akta jual beli tanah .

3. PPh (Pajak Penghasilan) pada Pajak Jual Beli Rumah 2018

Pajak penghasilan dari jual beli tanah ini merupakan pajak jual beli tanah yang dibebankan kepada pihak penjual rumah. Besaran nilai pajak yang dikenakan sebesar 2,5 % dari nilai harga jual rumah. Pengenaan pajak jual beli rumah 2018 ini sudah wajib dilakukan sebelum dibuatkan akta jual beli tanah agar dapat dilakukan proses balik nama di BPN nantinya.

4. BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)

BPHTB ini merupakan jenis pajak jual beli tanah yang dikenakan untuk pihak penjual rumah. Besaran nilai pajak yang dikenakan adal sebesar 5 % dari harga transaksi jual beli tanah , setelah dikurangi NPOPTKP (Nilai Objek Pajak Tidak Kena Pajak). Pihak Pembeli rumah wajib melakukan pembayaran bea perolehan ini sebagai syarat pembuatan akta jual beli tanah agar dapat dilakukan proses balik nama di BPN nantinya.

.5. NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak} pada

NPOPTKP merupakan besaran nilai untuk acuan pengurang perhitungan BPHTB sehubungan dengan perolehan hak tanah dan bangunan bagi pihak pembeli. Besaran jumlah dari NPOPTKP ini ada yang berbeda-beda setiap kota. Umumnya besaran pengurangannya adalah sebesar 60 juta rupiah

6. NPOPKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak)

Besaran NPOPKP ini merupakan dasar untuk pembayaran bea BPHTB

7. Obyek PPh Final

Yang merupakan obyek PPh Final ialah besaran jumlah atas penghasilan yang didapatkan maupun diterima badan maupun orang pribadi yang berasal dari:

Pembuatan surat maupun akta (perjanjian-pernyataan-pengikatan) jual beli atas tanah dan/maupun berikut bangunan beserta dengan segala perubahannya ; maupun

Akta peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan

Menurut regulasi baru ini oleh karenanya transaksi yang masih berupa (Pengikatan- Perjanjian- Pernyataan) Jual Beli (PPJB) tanah dan/maupun bangunan telah memiliki beban terutang PPh Final meskipun belum dibuatkan Akte Jual Belinya di PPAT.

8. Tarif PPh Final

Ada 3 macam tarif PPh Final mengenai pajak jual beli tanah yang dimuat dalam PP-34 tahun 2016 :

Sebesar 2,5% dari total jumlah bruto nilai peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan dikecualikan untuk peralihan hak atas tanah dan/ maupun bangunan yang termasuk kategori Rumah Susun Sederhana maupun Rumah Sederhana yang dimiliki oleh Wajib Pajak yang usaha utamanya menjalankan peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan;

Sebesar 1% dari total jumlah bruto  nilai peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan yang termasuk kategori Rumah Susun Sederhana maupun Rumah Sederhana yang dijalankan oleh Wajib Pajak yang usaha utamanya menjalankan peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan; maupun

Sebesar 0% atas peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan milik pemerintah, badan usaha milik negara yang menjalankan penugasan khusus dari Pemerintah RI, maupun badan usaha milik daerah yang menjalankan penugasan khusus dari kepala daerah, seperti dimaksud dalam undang-undang yang memuat peraturan tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

9. Dikecualikan dari Pengenaan pajak jual beli tanah PPh Final

Dikecualikan dari keharusan pemungutan maupun pembayaran PPh Final yakni:

orang pribadi yang memiliki penghasilan di bawah Penghasilan Tak Kena Pajak yang menjalankan peralihan hak atas tanah dan/maupun bangunan dengan jumlah bruto peralihannya kurang dari 60 juta rupiah dan bukan merupakan nilai jumlah yang telah dipecah-pecah;

  • orang pribadi yang menjalankan peralihan harta berupa tanah dan/ maupun bangunan dengan jalan hibah untuk keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat, badan sosial termasuk yayasan, badan pendidikan, koperasi, badan keagamaan, maupun orang pribadi yang mengerjakan usaha kecil dan mikro, yang ketetapannya dimuat lebih lanjut dengan Aturan Menteri Keuangan, selama hibah hal yang demikian tak ada hubungan dengan bisnis, kepemilikan, pekerjaan, maupun penguasaan antara pihak-pihak yang terkait;
  • badan yang telah mengerjakan peralihan harta berupa tanah dan/maupun bangunan dengan jalan hibah untuk badan pendidikan, badan keagamaan, koperasi, badan sosial termasuk yayasan, maupun orang pribadi yang melakukanusaha kecil dan mikro, yang aturannya dimuat lebih lanjut dengan Aturan Menteri Keuangan, sepanjang hibah yang demikian tak ada hubungan dengan usaha terkait, penguasaan, pekerjaan, maupun kepemilikan antara pihak-pihak yang bersangkutan dengan itu;
  • peralihan harta berupa tanah dan/maupun bangunan disebabkan pewarisan;
  • badan yang menjalankan peralihan harta berupa tanah dan/maupun bangunan dalam rangka pemekaran, penggabungan, maupun peleburan usaha yang sudah diatur oleh Menteri Keuangan untuk memakai nilai buku; badan maupun orang pribadi yang menjalankan peralihan harta berupa bangunan dalam rangka menjalankan perjanjian bangun serah guna, bangun guna serah maupun pemanfaatan barang kepunyaan negara yang berupa tanah dan/ maupun bangunan; maupun
  • badan maupun orang pribadi yang tak termasuk subyek pajak yang menjalankan peralihan harta berupa tanah dan/ maupun bangunan.

Filosofi dasar yang melandasi pemungutan pajak jual beli tanah adalah peran serta masyarakat kita dalam pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan serta pemerataan kemakmuran rakyat melalui peningkatan nilai penerimaan negara dengan cara pengenaan bea pajak. Kenapa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan(BPHTB) dinamai bea, bukan istilah pajak? Tak banyak orang yang mengetahui alasan BPHTB dinamai dengan istilah bea dan bukan istilah pajak. Sebab, ternyata ada beberapa ciri khusus tersendiri dalam pajak jual beli tanah yang membedakan antara istilah bea dengan istilah pajak.

(BPHTB) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan /maupun Bangunan dikenakan bagi orang maupun badan yang mendapatkan hak atas tanah dan /maupun bangunan. Dalam perolehan atas suatu hak atas tanah dan/maupun bangunan ini dapatdimaksudkan bahwa orang maupun badan yang demikian memiliki nilai lebih yang berasal dari tambahan nilai maupun perolehan hak yang demikian, di mana tak seluruh orang/badan memiliki kesanggupan lebih untuk memperoleh tanah dan maupun bangunan tersebut.

Dan, mengenai Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan maupun BPHTB telah diatur dalam UU Nomor. 21 Thn 1997 dan sudah diubah dengan UU Nomor. 20 Thn 2000 (berikutnyacuma disebut UU BPHTB saja). Disebutkan kalau BPHTB merupakan bea yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan maupun bangunan.

Tiap-tiap perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan, warga negara indonesia diharuskan untuk membayar BPHTB. Yang dalam bahasa sehari-harinya BPHTB juga disebut sebagai bea pembeli, bila perolehan menurut cara jual beli. Namun dalam UU BPHTB itu sendiri, BPHTB dikenakan tak Cuma dalam perolehan yang berupa jual beli saja. Seluruh jenis perolehan hak tanah dan/atau bangunan lainnya juga dikenakan BPHTB

Kisaran Nilai Jual Objek Pajak Beli Tanah

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) adalah harga tanah yang disesuaikan dengan nilai harga pasaran secara umum.

Selain NJOP yang akan mempengaruhi perhitungan BPHTP (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan), ada unsur lain yang mempengaruhi yaitu NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak). BPHTP ini ditanggung oleh pembeli, sedangkan PPh ditanggung penjual. Lalu bagaimana cara menghitung pajak jual beli tanah 2018 nya? Simak poin berikutnya.

Cara Menghitung Pajak Jual Beli Tanah 2018

Contoh penghitungan pajak jual beli rumah 2018 adalah sebagai berikut.

Terjadi transaksi jual beli tanah di Surabaya. Harga tanah adalah Rp 300.000.000. NPOPTKP wilayah Surabaya adalah Rp 70.000.000. Berapakah PPh (Pajak Penghasilan) yang akan dibayarkan oleh penjual dan berapakah BPHTP yang akan dibayarkan oleh pembeli?

Besaran PPh dalam penghitungan pajak jual beli tanah

2,5% x Rp 300.000.000 = Rp 7.500.000

Besaran BPHTP dalam penghitungan pajak jual beli tanah

Rp 300.000.000 – Rp 60.000.000 = Rp 240.000.000

5% x Rp 240.000.000 = Rp 12.000.000

Dari perhitungan tersebut terlihat perbedaan yang harus dibayarkan. Oleh penjual senilai Rp 15.000.000 dan pembeli senilai Rp 11.500.000. Bagaimana? Mudah kan menghitung pajak jual beli rumah 2018 ? Anda dapat menghitung sendiri pajak jual beli tanah yang harus dibayarkan dari tanah yang Anda miliki.

Baca Juga : Contoh Surat Jual Beli Tanah

Contoh Cara Menghitung Pajak Jual Beli Tanah

pajak jual beli rumah 2018 Pak Edi hendak membeli sebidang tanah di Kota Bandung yang ditawarkan Pak Syamsul. Setelah tawar menawar terjadi, mereka pun sepakat dengan harga jual tanah sebesar Rp350.000.000, 00. Keduanya kemudian mempersiapkan segala hal terkait proses peralihan hak tanah dan menyiapkan akta jual beli dari notaris.

Saat proses jual beli akan dilakukan, Pak Edi dan Pak Syamsul diharuskan membayar sejumlah pajak atas jual beli tersebut. Pak Edi diharuskan membayar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sedangkan Pak Syamsul terkena Pajak Penghasilan (PPh) atas nominal yang didapat.

Terkait dua pajak tersebut, keduanya dilanda kebingungan. Pasalnya, berapa rupiah pajak jual beli tanah yang harus dibayarkan Pak Edi dan Pak Syamsul terkait jual beli tersebut. Dengan dibantu notaris, keduanya akhirnya mendapat metode pembayaran pajak jual beli rumah 2018 .

Untuk besaran BPHTB yang harus dibayarkan Pak Edi ditentukan atas Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan besaran Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) yang disesuaikan dengan wilayah tanah tersebut. Penghitungan BPHTP ditentukan sebesar 2,5% dari selisih NJOP dan NPOPTKP.

Untuk Kota Bandung, besaran NPOPTKP ditetapkan Rp60.000.000,00. Adapun penghitungan BPHTB-nya adalah sebagai berikut:

Rp350.000.000 – Rp60.000.000 = Rp290.000.000

Rp290.000.000 x 5% = Rp14.500.000

Dengan demikian, Pak Syamsul wajib membayar Rp7.250.000,00 dari harga tanah yang akan dijualnya.

Perbedaan Pajak Yang Ditangung Penjual dan Pembeli

Sementara untuk besaran PPh, Pak Edi harus membayarPajak Jual Beli Tanah sebesar 5% dari Nilai Perolehan Obyek Pajak (NPOP). Besaran NPOP merupakan harga jual penuh yang ditetapkan dalam proses jual beli tanah 2018. Jadi, jika harga tanah tersebut mencapai Rp350.000.000,00, maka PPh yang ditetapkan adalah 5% x Rp350.000.000,00 = Rp17.500.000,00.

PPh dan BPHTB wajib dibayarkan keduanya sebelum transaksi dilakukan. Pembayaran dilakukan di bank atau bendahara dinas yang sudah ditunjuk. Khusus pembayaran BPHTB, Pak Syamsul wajib mengisi Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB yang ditandatangani Pak Edi dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Nampak jelas perbedaan antara pajak yang mesti ditanggung pihak penjual tanah dengan pajak jual beli rumah 2018 yang mesti ditanggung pihak pembeli tanah. Pajak jual beli tanah 2108 yang mesti ditanggung pihak pembeli tanah nilainya lebih kecil daripada nilai pajak yang mesti ditanggung pihak penjual tanah, disebabkan karena adanya besaran pengurangan berdasarkan NPOPTKP.

Selanjutnya sesudah mengetahui apa pengertian dan maksud pajak jual beli tanah 2018, dari serta tujuan dan manfaat sampai dengan cara menghitung pajak jual beli tanah 2018, semoga bisa membuat pembaca melakukan perhitungan yang benar saat hendak melaksanakan transaksi jual beli tanah. Pembaca dapat benar-benar melakukan perhitungan dengan cermat untuk PPh ataupun BPHTB dengan cara melakukan verifikasi yang detil NPOPTKP,, NJOP, dan NPOP,  sehingga nantinya tidak akan timbul kekeliruan, yang bisa mengakibatkan sengketa antara pihak penjual dan pembeli.

BACA: SYARAT DAN PROSEDUR JUAL BELI TANAH LENGKAP>>

pajak jual beli tanah dibawah 60 juta biaya pembuatan ajb 2018 biaya pembuatan ajb 2019 persyaratan jual beli rumah bekas besar npoptkp persentase jual beli tanah

cara menghitung pajak jual beli apartemen pajak jual beli rumah ditanggung siapa ppn jual beli rumah cara bayar pajak penjualan pajak hibah tanah pp 34 tahun 2016 cara hitung jual beli tanah pajak jual beli tanah dibawah 60 juta

biaya notaris jual beli tanah biaya balik nama tanah 2018 validasi pajak online  adalah npoptkp bogor perkiraan harga tanah 2018 cara melihat harga pasaran tanah daftar harga tanah di medan 2018 harga tanah di jakarta 2018 daftar harga tanah di medan 2019 harga tanah di jakarta 2019 contoh bphtb bphtb waris pajak jual beli rumah ditanggung siapa

cara menghitung pajak jual beli tanah 2018 dan rumah terbaru

tarif bphtb bphtb gratis pajak penjualan rumah 2018 npoptkp adalah tarif bphtb 2018 bphtb waris npoptkp sidoarjo bphtb gratis npoptkp bogor npoptkp adalah pajak jual beli tanah dibawah 60 juta pajak jual beli rumah ditanggung siapa pajak penjualan rumah 2018 prosedur beli rumah seken pajak jual beli rumah di bali pajak penjualan rumah 2018 ppn jual beli rumah npoptkp bogor pajak jual beli rumah ditanggung siapa ppn jual beli rumah

tarif pajak penjualan npoptkp bogor pp no 34 tahun 2016 pajak bphtb terbaru 2018pajak penjualan rumah 2018 pajak bphtb terbaru 2019 cara menghitung pajak jual beli rumah ppn jual beli rumah biaya notaris jual beli tanah pajak penjualan rumah 2018 cara menghitung pajak pembelian pajak penjualan rumah 2018 pajak progresif penjualan rumah aspek perpajakan properti

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *