Profesi Notaris di Masyarakat

Profesi Notaris di Masyarakat

Notaris itu Tukang stempel ya?? Kamu salah banget loh kalau menganggap profesi mulia ini seperti itu. Kedudukan seorang Notaris sebagai suatu fungsionaritas dalam masyarakat dianggap sebagai seorang pejabat tempat seseorang dapat memperoleh nasihat yang boleh diandalkan. Hal – hal yang dicatatkan serta dipastikan atau konstatir adalah benar, Notaris ini ialah pembuat akta dokumen yang kuat dalam suatu proses hukum.

Jabatan notaris ini tidak diposisikan di lembaga, legislatif, eksekutif , ataupun yudikatif. Notaril di harapkan mempunyai kedudukan yg sama,  apabila dikondisikan di salahsatu dari ketiga badan negara tersebut. maka notaris tidak lagi dapat dianggap adil. Dengan kondisi netral tersebut, notaris dianjurkan utk memberikan penyuluhan hukum utk & atas tindakan hukum yg dilaksanakan notaris atas permintaan klien nya. Dalam hal ini kiprah hukum untk pihak klien, notaril pula tidak diperbolehkan memihak klien nya, dikarenakan tugas notaril adalah untuk mencegah terjadinya masalah yang timbul.

Lalu, fungsi notaris itu seperti apa? Jadi seperti ini bahwa setiap masyarakat membutuhkan seseorang figur yang keterangannya dapat dipercayai, dapat diandalkan, yang penandatanganan serta stempel ataupun cap dapat memberikan jaminan sebagai bukti yang kuat, seorang ahli yang tidak memihak serta penasihat yang tidak ada cacatnya (onkreukbaar atau unimpeachable), yang tutup mulut, dan membuat suatu perjanjian yang dapat melindunginya di hari-hari yang akan datang. Nah, notaris mewakili hal itu.

Pekerjaan notaris pun punya kesamaan dengan advokat. Keduanya menumpahkan hal hal terjadi di bidang ekonomi dalam suatu bentuk hukum, memberi nasehat kepada para pelanggan dan kepercayaan dari pelanggan merupakan dasar hubungan mereka dengan pelanggan.

Tetapi ada perbedaan prinsip, yaitu:

  1. Pekerjaan seorang Notaril adalah untk mencegah terjadinya suatu permasalahan antara para pihak, sedangkan seorang advokat menyelesaikan permasalahkan yang sudah terjadi. Sudah jelas pekerjaan seorang notaril lebih luas dari apa yang dijelaskan, tetapi adanya perbedaan nyata dalam hal tersebut. Seorang notaril harus berusaha mencegah terjadinya kesulitan itu / lebih bersifat preventif.
  2. Seorang notaril memberikan layanan kepada semua pihak, sementara untuk advokat yaitu hanya satu pihak.Notaril berupaya menyelesaikan suatu permasalahan, sehingga semua pihak puas, sedangkan untk advokat hanya berusaha memuaskan satu pihak. Meskipun dalam usaha itu tercapai suatu konsensus, pada dasarnya ia memperhatikan hanya kepentingan pelanggannya.

Seorang notaril harus menjaga keperluan para pelanggan dan mencari cara yang paling mudah & murah, tetapi janganlah hal ini digunakan sebagai alasan untuk menyelundupan ketentuan undang-undang! Sebab seorang notaril tidak hanya mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga kepada pemerintah yang menaruh kepercayaan penuh kepada Notaril.

Comments are closed.