Skip to main content

Perbedaan dan Persamaan Kode Etik Notaris dengan PPAT

 

Perbedaan dan Persamaan Kode Etik Notaris dengan PPAT

Tahukah Anda jika PPAT dan Notaris sebenarnya berbeda? Ya meski banyak orang yang mengira jika Notaris dengan PPAT itu sama, namun sebenarnya mereka berbeda, tentunya kode etiknya pun berbeda. Mau tau apa saja perbedaan serta persamaan kode etiknya? Simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan Kode Etik Notaris dan PPAT

No.Perbedaan Kode EtikNotarisPPAT
1.Ketentuan UmumKode etik ditentukan oleh Perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia (INI).Kode etik ditentukan oleh perkumpulan PPAT.
2.Ruang LingkupBerlaku bagi seluruh orang yang memangku jabatan Notaris.Berlaku bagi seluruh PPAT.
3.KewajibanMelakukan perbuatan secara umum seperti yang tercantum dalam :

a. UU No. 30 Tahun 2004

b. Penjelasan Pasal 19 ayat (2) dari UU tersebut.

c.  Isi Sumpah Jabatan Notaris

d. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga INI (Ikatan Notaris Indonesia).

Melakukan perbuatan secara umum seperti yang tercantum dalam :

a. Peraturan Perundang-undangan tentang Jabatan PPAT

b. Isi sumpah Jabatan PPAT

c.  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, atau anggaran lain perkumpulan PPAT.

4.Tata Cara Penegakana. Tingkat awal pengawasan dan pelaksanaan dilakukan oleh pengurus daerah.

b. Tingkat banding pengawasan dan pelaksanaan dilakukan oleh pengurus wilayah.

Tingkat awal pengawasan dan pelaksanaan dilakukan oleh pengurus daerah bersama pengurus wilayah.

 

Persamaan Kode Etik Notaris dan PPAT

No.Jenis Kode EtikPersamaan
1.Larangana.    Membuka atau mempunyai kantor cabang.

b.    Melakukan promosi diri.

c.     Menjelek-jelekkan sesama rekan Notaris atau PPAT.

2.Pengecualiana.    Memberikan ucapan selamat atau berduka cita menggunakan kartu ucapan menggunakan nama saja.

b.    Pembuatan nama dan alamat Notaris atau PPAT dalam buku telepon.

3.Sanksia.    Teguran

b.    Peringatan

c.     Schorsing (pemecatan sementara) dari perkumpulan.

d.    Onzetting (pemecatan) dari perkumpulan.

e.    Pemberhentian dengan tidak hormat dari perkumpulan

4.Tata Cara PenegakanTingkat akhir pengawasan dan pelaksanaan dilakukan oleh pengurus pusat.

 

Dari tabel di atas dapat terlihat jelas jika kode etik dari Notaris dan PPAT itu memang berbeda. Namun, selain dari perbedaan tersebut terdapat persamaan juga dari sisi larangan, pengecualian, dan sanksi.

You may also like