Kewenangan Notaris dalam Membuat Akta Konsen Roya

Kewenangan Notaris dalam Membuat Akta Konsen Roya

Kewenangan Notaris dalam Membuat Akta Konsen Roya

Salah satu akta otentik yang menjadi wewenangnya Notaris adalah Akta Konsen Roya. Barangkali, banyak di antara kita yang belum mengenal akta ini. Ya, Akta Konsen Roya biasanya dibuat Notaris atas permintaan kreditur yang berisi pernyataan bahwa sertifikat hak tanggungan debitur yang berada dalam kekuasaannya dinyatakan hilang.

Hal ini berkaitan dengan adanya Kuasa Membebankan Hak Tanggungan dari debitur kepada kreditur. Jaminan pemberian hak tanggungan dikuatkan dengan adanya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT). Jika jaminan hak tanggungan ini ingin dicoret oleh kedua belah pihak yang berkepentingan karena merasa telah menyelesaikan tanggungan (utang) yang dibebankan, maka debitur akan mengajukan proses roya terhadap hak tanggungan sebagaimana yang sudah ditulis dalam sertifikat.

Ketika akan melakukan roya, ternyata sertifikat Hak Tanggungan yang dipegang kreditur keberadaannya entah dimana/ dinyatakan hilang. Untuk itu, guna menghapus sertifikat ini diperlukan akta khusus yang dibuat Notaris agar proses penghapusan dapat terwujud. Akta khusus tersebut dikenal dengan Akta Konsen Roya.

Meski menjadi wewenang Notaris, pembuatan Akta Konsen Roya belum diatur secara spesifik. Dalam Undang-undang Jabatan Notaris pun, tidak menyebutkan perihal Akta Konsen Roya. Namun jika mengacu pada kewenangan seorang Notaris dalam membuat akta-akta otentik, maka pembuatan Akta Konser Roya sebagai salah satu akta otentik dapat dilakukan oleh seorang Notaris.

Comments are closed.