Ilustrasi Kewenangan Notaris dalam Hak Paten

 

Andi merupakan peneliti di salah satu perguruan tinggi yang fokus di bidang pertanian. Setelah melakukan serangkaian penelitian dalam waktu yang cukup lama, disertai dengan perolehan berbagai hibah penelitian, ia berhasil menemukan varietas padi yang tahan terhadap serangan hama dalam kondisi apapun.

Tidak hanya itu, varietas padi ciptaannya juga dapat ditanam dengan masa tanam yang lebih cepat, yakni sebulan saja. Penemuannya ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Bahkan penelitian ini telah dipublikasi di jurnal internasional.

Merasa sebagai penemu pertama varietas ini, Andi ingin agar teknologinya ini mendapat pengakuan resmi secara hukum. Ia juga tidak ingin hasil pemikiran dan penelitiannya diambil alih oleh orang lain. Untuk itu, ia ingin produk temuannya mendapatkan hak paten, atau hak eksklusif yang diberikan negara terhadap teknologi yang ditemukan oleh seseorang, sesegera mungkin.

Permohonan. Lampiran Permohonan. Surat kuasa khusus (apabila permohonan diajukan melalui kuasa) Contoh Ciptaan. Salinan resmi Akta Pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir notaris (jika pemohon adalah badan hukum) Foto kopi Kartu Tanda Penduduk. Pembayaran biaya Permohonan.

Dalam pendaftaran atas hak patennya, Andi mendatangi kawannya yang merupakan seorang Notaris, yaitu Yusuf. Ia bertanya apakah Yusuf selaku Notaris bisa membantunya untuk mendapatkan hak paten. Setelah berdiskusi dengan Yusuf bahwa Notaris tidak memiliki kewenangan penuh dalam mendaftarkan hak cipta, Yusuf merekomendasikan Andi untuk mendaftar lewat bantuan Konsultan Hak Kekayaan Intelektual.

Upaya Yusuf dalam menjelaskan mekanisme perolehan Hak Cipta kepada Andi sejatinya merupakan bagian dari proses penyuluhan hukum dari pejabat Notaris kepada masyarakat umum. Namun, Notaris tidak berkewenangan melakukan pengurusan pendaftaran Hak Cipta maupun Hak Paten. Ini disebabkan ada profesi lain yang lebih berwenang dari seorang Notaris, yakni Konsultan HKI yang proses pengangkatannya juga sama-sama dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kewenangan Notaris terkait hak cipta lebih pada upaya dalam membuat akta otentik terkait peralihan atas hak cipta. Pengalihan hak cipta dilakukan dari pemilik hak cipta kepada pihak lain yang ditunjuk. Meski dibuat akta otentik yang bersifat sah secara hukum, akta ini tidak serta merta menjadikan pihak yang ditunjuk mendapatkan seluruh hak eksklusif dari pemilik cipta. Pihak yang ditunjuk dalam pengalihan hanya dapat mendapatkan hak ekonomi saja. Hak moral atas kekayaan intelektual tetap dimiliki oleh pemilik hak cipta.

 

Notaris Cimahi Terms:

  • contoh surat kuasa yang dilegalisir

Comments are closed.