Skip to main content
Notaris, Profesi atau Jabatan?

Notaris, Profesi atau Jabatan?

Saat menjelaskan tentang tugas dan fungsi Notaris, kita berasumsi bahwa Notaris adalah suatu profesi di bidang hukum. Karena menjalankan tugas di aspek hukum, maka kita juga berpandangan bahwa Notaris sama dengan Advokat. Namun, tunggu dulu, jika melihat dari pengangkatan dan pengambilan sumpah Notaris, yang berwenang mengangkat dan mengambil sumpahnya adalah Menteri Hukum dan HAM atau Kementerian Hukum dan HAM RI.
Profesi Notaris di Indonesia

Profesi Notaris di Indonesia

Sebagian dari generasi muda Indonesia mungkin bercita-cita menjalani profesi di bidang hukum, seperti hakim, jaksa, maupun advokat. Tidak sedikit pula yang bercita-cita ingin menjadi seorang Notaris. Mungkin sebagian yang memilih menjadi Notaris awalnya berpikir bahwa seorang Notaris merupakan profesi di bidang hukum yang tidak terlalu “keras” layaknya advokat. Ini didasarkan pada tugas Notaris yang hanya mengurusi perihal pembuatan akta-akta autentik.
Profesi Notaris Menjanjikan

Profesi Notaris Menjanjikan

Sejak berkuliah di program Sarjana Ilmu Hukum, Adit sudah memantapkan diri untuk melanjutkan studi di Magister Kenotariatan. Dengan mengambil program ini, ia sudah memutuskan untuk menjadi seorang Notaris. Untuk itu, meski masih duduk di semester IV, Adit berusaha keras untuk menyelesaikan studi sarjananya. Dua tahun kemudian, ia pun lulus sebagai sarjana dan langsung melanjutkan studi sesuai impiannya. Niatnya menjadi Notaris
Perbedaan Wilayah Kerja Notaris dan PPAT

Perbedaan Wilayah Kerja Notaris dan PPAT

Setiap pejabat Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) wajib memiliki kantor praktik di satu wilayah tertentu. Kantor ini merupakan ruang layanan utama bagi Notaris/PPAT dalam menjalankan tugas dan wewenangnya dalam rangka memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Kewajiban memiliki merupakan kewajiban utama seorang Notaris/PPAT pasca diambil sumpah jabatannya. Beberapa waktu setelah diambil sumpah jabatannya, Notaris/PPAT wajib melaporkan alamat kantor, contoh
Profesi Notaris dalam Perspektif Islam

Profesi Notaris dalam Perspektif Islam

Menjadi seorang Notaris dalam benak orang adalah profesi yang menjanjikan. Sebagian besar orang berpikir bahwa dengan menjadi Notaris, setidaknya dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemapanan. Atau mungkin ada pula yang berpikir bahwa Notaris, selayaknya Advokat, kebal terhadap hukum. Tapi, secara dasar, Notaris merupakan profesi yang langsung melayani masyarakat. Publik, baik masyarakat maupun pemerintah, adalah klien yang harus diberikan pelayanan maksimal oleh
Apa Perbedaan Notaris dan PPAT?

Apa Perbedaan Notaris dan PPAT?

Apakah kita masih menganggap bahwa Notaris dan PPAT merupakan profesi yang sama? Walaupun sama-sama berwenang dalam membuat akta otentik, nyatanya Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut terlihat dari jenis akta otentik yang dibuat oleh Notaris dan PPAT. Dalam Undang-undang Jabatan Notaris, Notaris merupakan pejabat umum yang berwenang membuat akta otentik dan memiliki kewenangan lainnya, baik
Perbedaan PPAT Notaris dan PPAT Camat

Perbedaan PPAT Notaris dan PPAT Camat

Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memang sedikit vital, karena mengurus pembuatan akta autentik di bidang hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peraturan Pejabat Pembuat Akta Tanah, PPAT merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah untuk menjamin kepastian hukum hak-hak atas tanah kepada masyarakat sesuai amanat Undang-undang. Peraturan Pemerintah tersebut
Apa Perbedaan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan oleh Notaris dan PPAT?

Apa Perbedaan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan oleh Notaris dan PPAT?

Jika menyimak kembali fungsi dan wewenang antara Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), maka kita akan menemukan perbedaannya. Ya, urusan Notaris dan PPAT tidak sama, walaupun sama-sama memiliki kewenangan di dalam membuat akta autentik. Namun, ada beberapa aktivitas yang dapat dikerjakan oleh Notaris ataupun PPAT. Lalu apa perbedaannya? Salah satu dokumen autentik yang dapat dibuat oleh Notaris maupun PPAT
Tugas dan Fungsi Staf Notaris

Tugas dan Fungsi Staf Notaris

Memiliki staf bagi seorang Notaris merupakan suatu kebutuhan. Di tengah proses pembuatan akta-akta otentik, seorang Notaris tidak bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri, terutama untuk urusan-urusan administratif. Dengan dibantu oleh staf, proses pengurusan akta otentik akan lebih efektif, sehingga dapat memberikan pelayanan positif kepada klien Notaris. Selain membantu urusan administratif, staf Notaris juga berperan menjadi saksi dalam pengesahan akta yang dibuat.
Biaya Hak Tanggungan Notaris

Biaya Hak Tanggungan Notaris

Dalam proses pengajuan kredit di perbankan, biasanya pihak bank meminta adanya jaminan dari peminjam (debitur) untuk melunasi utangnya. Jaminan ini sering dikenal dengan hak tanggungan dari seorang debitur kepada kreditur. Hak tanggungan ini juga menjadi bukti saat proses akad yang dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) ataupun Notaris. Pembuatan hak tanggungan dilakukan oleh PPAT atau Notaris, yang kerap
Surat Keterangan Hak Waris oleh Notaris

Surat Keterangan Hak Waris oleh Notaris

Surat Keterangan Hak Waris adalah Salah satu wewenang Notaris adalah terkait pembuatan Surat Keterangan Hak Waris. Keterangan hak waris berupa surat atau akta otentik ini diperlukan bagi ahli waris jika ingin mengambil harta dari pewaris yang telah meninggal dunia. Surat Keterangan Hak Waris oleh Notaris Sebagai contoh, jika ahli waris ingin mengambil dana pewaris yang sudah meninggal dunia di bank,
Hak Karyawan Notaris

Hak Karyawan Notaris

Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, seorang Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) membuka kantor di satu wilayah. Di kantor itu, Notaris dibantu oleh beberapa karyawan yang bertugas membantu urusan-urusan yang dikerjakan oleh Notaris maupun PPAT. Jadi, dalam menjalankan praktiknya, kerja Notaris tidak sendirian. Karyawan inilah yang berperan penting membantu dan menyelesaikan proses pembuatan akta-akta otentik yang dilakukan Notaris, mulai