Macam-Macam Akta Notaris

Apakah anda pernah tahu bahwa akta notaris terdiri dari dua jenis atau dua macam ? pasti masih banyak yang tidak tahu dan hanya percaya saja, nah berikut ini Notariscimahi akan membahas apa perbedaan diantara keduanya.

Perbedaan Surat dan Akta Notaris

Sebellumnya anda perlu tahu bahwa selain akta ada yang disebut surat notaris. Surat ini merupakan berkas yang dikeluarkan oleh seorang notaris untuk kepentingan administrasi sehingga seperti covernote ataupun surat keterangan dan laporan wasiat ke Kemenkumham.

Adapun Pasal 1868 KUHPer yang mengatur surat yaitu :

“Suatu akta otentik ialah suatu akta yang dibuat dalam bentuk yang ditentukan oleh undang-undang, dibuat oleh atau di hadapan pegawai-pegawai umum yang berkuasa untuk itu di tempat di mana akta dibuatnya.”

Walaupun begitu tidak dijelaskan mengenai siapa yang membuat akta tersebut namun berdasarkan penjelasan pada UU No. 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 20 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang tertulis:

Notaris berwenang membuat Akta autentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan penetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dan/atau yang dikehendaki oleh yang berkepentingan untuk dinyatakan dalam Akta autentik, menjamin kepastian tanggal pembuatan Akta, menyimpan Akta, memberikan grosse, salinan dan kutipan Akta, semuanya itu sepanjang pembuatan Akta itu tidak juga ditugaskan atau dikecualikan kepada pejabat lain atau orang lain yang ditetapkan oleh undang-undang”

Baca juga :

Dua Macam Akta Notaris

Memasuki bahasan 2 macam akta notaris, maka ada pasal yang mengatur pada Pasal 1 Angka 7 UU No. 2 Tahun 2014. Dituliskan bahwa:

“Akta Notaris yang selanjutnya disebut Akta adalah akta autentik yang dibuat oleh atau di hadapan Notaris menurut bentuk dan tata cara yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini.”

  1. Akta relaas atau akta pejabat

Akta jenis atau macam pertama yaitu akta pejabat, dimana akta ini dibuat untuk memuat uraian otentik mengenai tindakan yang harus dilakukan. Bisa juga berdasarkan keadaan dan disaksikan langsung oleh notaris yang menjalankan jabatan contohnya berita acara/risalah rapat RUPS suatu perseroan terbatas serta lainnya.

  1. Akta partij

Selanjutnya adalah akta partij dimana akta ini dibuat di hadapan notaris. Semua isinya memuat uraian yang telah diceritakan atau dijelaskan oleh para pihak yang menghadap ke notaris sehingga perjanjian ini contohnya adalah perjanjian kredit.

 

Comments are closed.