Akta Notaris

Keuntungan Membuat SIUP

Untuk membuat SIUP tidak mesti menjadi pedagang skala besar atau skala global. Meskipun masih pedagang regional dalam skala kecil disarankan untuk mengurus SIUP. Karena sudah ada kebijakan yang mengatur bahwa setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan perorangan yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib melakukan pengurusan SIUP yang dikeluarkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia. Keuntungan Perusahaan …

Read More »

Perbedaan Sertifikat Hak Atas Tanah dan Seritifikat Hak Tanggungan

Sertifikat Hak Atas Tanah Sertifikat hak atas tanah adalah bukti kepemilikan seseorang atas suatu tanah beserta bangunannya. Hal ini dapat dilihat dalam Pasal 4 ayat (1) jo. Pasal 3 huruf a Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (“PP Pendaftaran Tanah”): Pasal 4 ayat (1) PP Pendaftaran Tanah: Untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a …

Read More »

Prosedur Pembuatan Renvoi Akta Notaris

Syarat-syarat Renvoi Akta Notaris Renvoi dalam akta notaris tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, baik sebelum atau setelah penandatanganan. Renvoi harus disaksikan oleh pemohon, saksi, dan notaris (pihak yang sebelumnya menjadi bagian dalam pembuatan akta notaris). Renvoi dapat dinyatakan sah jika sudah diberi paraf/tanda pengesahan lainnya oleh pemohon, saksi, dan notaris. Namun, jika renvoi terjadi setelah penandatanganan, pembetulan tersebut (renvoi) harus …

Read More »

Pengertian Renvoi dalam Akta Notaris

Kesalahan bisa saja dilakukan oleh siapa saja/dimana saja/dalam hal apapun. Hal yang demikian pun dapat terjadi dalam pembuatan akta notaris. Apa yang harus dilakukan jika hal tersebut terjadi? Renvoi menjadi solusi untuk mengatasi adanya kesalahan dalam akta notaris. Apa yang dimaksud renvoi? Berikut penjelasananya. Apa itu renvoi? Renvoi merupakan solusi yang paling tepat dalam mengatasi kesalahan dalam akta notaris. Apa …

Read More »

Komparisi Akta Notaris

Kata komparisi berasal dari bahasa Belanda, yaitu “comparitie” yang memiliki arti “verschijning van partijen” atau tindakan menghadap hukum atau di hadapan pejabat umum, seperti Notaris. Komparisi ini adalah salah satu hal penting dari akta notaris maupun akta pejabat lainnya, karena sah tidaknya akta otentik itu tergantung benar atau tidaknya komparisi yang bersangkutan. Penyusun atau perancang akta dapat membuat komparisi yang …

Read More »

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pembuatan Akta Notaris

Pentingnya Pembuatan Akta Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Hukum dapat dimengerti serta dipahami apabila dipublikasikan dengan bahasa yang benar. Begitu pun dengan perjanjian yang dibuat di hadapan notaris. Dikarenakan termasuk arsip negara, maka wajib dituliskan dengan bahasa Indonesia resmi yang baik dan benar sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. Penulisan substantif kata per kata dalam akta Notaris harus mengandung …

Read More »

Kedudukan Akta Otentik dalam Sistem Hukum Pembuktian

Alat bukti yang Dapat Diajukan dalam Persidangan di Pengadilan Alat bukti yang telah mencapai batas minimal ditentukan hukum. Alat bukti yang tidak mencapai batas minimal, dapat dikategorikan kembali menjadi 2 bagian yaitu : Alat bukti tidak memenuhi syarat (tidak sah). Alat bukti permulaan. Batas Minimal Alat Bukti Batas minimal alat bukti adalah paling sedikitnya jumlah 2 alat bukti sah yang …

Read More »

Kebatalan Dan Pembatalan Akta Notaris Setelah Berlakunya UUJNP

OKEBGT

Mengenai kebatalan atau pembatalan akta notaris, menurut Pasal 84 UUJN apabila Notaris tidak melakukan (melanggar) ketentuan yang terdapat pada Pasal 16 ayat (1) huruf i dan k, Pasal 41, 44, 48, 49, 50, 51, dan 52, maka akta yang bersangkutan hanya memiliki kekuatan pembuktian sebatas akta di bawah tangan, dengan kata lain akta menjadi batal demi hukum. Berikut pembatalan akta …

Read More »

Fungsi Premisse dalam Akta Otentik

Pengertian Premisse Dalam bahasa Latin premisse disebut ”praemissae” yang memiliki arti “It is a statement presumed true within the context of an argument toward a conclusion. A claim that is a reason for, or objection aginst, some other claim”. Istilah premisse ini digunakan dengan penjelasan mengenai logika deduktif, oleh sebab itu premisse merupakan suatu pernyataan dalam pembentukan sebuah kesimpulan yang …

Read More »

Fungsi Akta bagi Para Pihak

Dengan dibuatnya akta, tidak semata-mata tanpa tujuan, namun memiliki beberapa fungsi yang harus diperhatikan. Tahukah Anda bahwa akta mempunyai 2 fungsi? Yaitu fungsi formil atau bisa disebut formalitas causa dan fungsi sebagai alat bukti atau probationis causa. Apa arti dari kedua fungsi tersebut? Berikut penjelasannya. 1. Akta sebagai fungsi formil artinya suatu perbuatan hukum akan menjadi lebih lengkap apabila dibuat …

Read More »