Peraturan Pendirian Yayasan oleh Orang Asing

Menurut hukum yayasan adalah orang yang mendirikan badan hukum baik dari nasional maupun warga asing di Indonesia, hal tersebut mengacu pada pasal 9 UU 16/2001. Pendirian yayasan khusus untuk pendirian warga asingpun sudah diatur dan juga berbeda. Peraturan Pemerintah dengan nomor 63/2008 dalam pasal 10 s/d pasal 14 dan juga peraturan keimigrasian mengatur banyak sekali mengenai yayasan asing.

Selain itu warga asing yang mendirikan yayasan haruslah sesuai dengan aturan ketenagakerjaan ( penjelasan pasal 10 PP ). Sehingga warga asing meskipun bisa mendirikan yayasan namun harus tetap menjalankan yang seharusnya, atau administrasi secara legal.

Berikut ini beberapa undang-undang dan juga penjelasan yang mengatur yayasan asing di Indonesia.

Menurutp pasal 69 UU Republik Indonesia no. 28 tahun 2004 tentang perubahan UU no. 16 tahun 2001 menyatakan bahwa :

  1. Yayasan asing yang tidak berbadan hukum di Indonesia dapat menjalankan kegiatan di wilayah NKRI, adapun kegiatan yang dijalankan oleh negara asing tersebut tidak boleh merugikan baik masyarakat, bangsa dan juga Negara Indonesia
  2. Ketentuan mengenai syarat serta tata cara yayasan asing diatur sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dengan Peraturan pemerintah.

Peraturan pemerintah pasal 10 Republik Indonesia nomor 63 tahun 2008 mengenai pelaksanaan undang-undang mengenai yayasan (PP 63 tahun 2008)

  1. Orang asing atau orang asing bersama warga Indonesia dapat mendirikan yayasan dengan ketentuan UU dan Peraturan Pemerintah ini.
  2. Yayasan yang didirikan oleh orang asing ataupun warga Indonesia kerjasama dengan warga asing selain berlaku Peraturan Pemerintah juga berlaku peraturan Perundang-Undangan lain.

Adapun syarat yang bisa warga asing penuhi yaitu :

  1. Yayasan yang didirikan oleh orang asing harus memiliki paspor yang sah dan legal
  2. Pemisahan harta kekayaan pribadi sendiri yang dijadikan modal awal yayasan paling sedikit nilai Rp 100 juta dan bisa dibuktikan dengan surat pernyataan diri yang bisa di cek keabsahan kekayaanya. Selain itu modal tidak boleh didapatkan dari kejahatan atau menimbulkan masalah selanjutnya.
  3. Yayasan asing harus memenuhi persyaratan ataupun dokumen yang ada yakni
  • Identitas yayasan yang dibuktikan dengan keabsahan dokumen, anda juga bisa membantu notaris untuk bisa mengurus dokumen anda
  • Pemisahan harta akan dibuktikan
  • Surat pernyataan dari pengurus badan hukum yang bersangkutan mengenai kegiatan yayasan yang didirikan benar tidak akan merugikan sesuai peraturan.
  1. Untuk jenis yayasan yang didirikan haruslah bersifat sosial, keagamaan dan juga sosial. Alasan inilah yang menjadikan banyak yayasan asing lebih ke arah lembaga dan juga lembaga asing yang jatohnya ke arah bantuan dan menjalankan sesuai maksud dan tujuan sebuah yayasan sebagaimana mestinya.
  2. Yayasan asing harus melakukan kemitraan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 harus aman dari aspek seperti politis, yuridis, teknis dan juga sekuriti.
  3. Kemitraan antara yayasan asing dan juga yayasan yang didirikan oleh orang Indonesia haruslah berjalan dengan baik sesuai dengan undang-undang.

Selain dari syarat diatas, biasanya pendiri yayasan meskipun warga asing namun harus bertempat tinggal di Indonesia, agar tidak terjadi masalah ataupun jika ada hal-hal yang mungkin tidak diperkenankan maka warga asing yang menjadi penanggung jawab mudah ditemui.

Ketentuan ini juga tidak mengacu pada siapa dan warga negara apa namun menitikberatkan pada tempat kedudukan domisilinya. Misalnya saja warga Indonesia pendiri yayasan haruslah tinggal dan orang Indonesia. Warga negara asing yang mendirikan tidak masalah warga negara asing, namun harus tetap tinggal di Indonesia.

Comments are closed.