Skip to main content
Kewajiban dan Larangan Notaris

Kewajiban dan Larangan Notaris

Kewajiban untuk Notaris Pada dasarnya notaris adalah pejabat yang harus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat yang memerlukan bukti otentik. Namun dalam keadaan tertentu, notaris dapat menolak untuk memberikan pelayanan dengan alasan-alasan tertentu (Pasal 16 ayat [1] huruf d UUJN). Dalam penjelasan pasal ini, ditegaskan bahwa yang dimaksud dengan “alasan untuk menolaknya” adalah alasan yang mengakibatkan notaris tidak berpihak, seperti adanya
Konflik Kewenangan Notaris dan PPAT

Konflik Kewenangan Notaris dan PPAT

Konflik Kewenangan Notaris dan PPAT. Dalam praktik jabatan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), seringkali terjadi bias kewenangan kerja. Meskipun Notaris dan PPAT sama-sama berperan dalam pembuatan akta-akta otentik, tugas kedua profesi tersebut terkadang memiliki permasalahan wewenang yang menimbulkan “konflik” dalam melakukan perbuatan hukumnya. Salam satu konflik kewenangan tersebut yaitu wewenang dalam membuat Surat Kuasa Membebankan Tanggungan (SKMHT). Sesuai
Batasan Kewenangan Notaris Menurut UUJN

Batasan Kewenangan Notaris Menurut UUJN

Batasan Kewenangan Notaris Dalam Undang-undang Jabatan Notaris, baik UU Nomor 30 Tahun 2004 maupun UU Nomor 2 Tahun 2014 menjelaskan mengenai kewenangan, kewajiban, hingga larangan seorang Notaris. Kewenangan Notaris sebagai pejabat umum yang diangkat oleh Pemerintah yang mengurusi segala aspek terkait pembuatan akta otentik, telah jelas dicantumkan dalam Pasal 15 UUJN. Jika disebutkan kembali, kewenangan seorang Notaris diantaranya membuat akta
Kewenangan Notaris Sebagai Pejabat Publik

Kewenangan Notaris Sebagai Pejabat Publik

Saat Anda menjadi mahasiswa Fakultas Hukum, selain Advokat, salah satu profesi yang dikejar adalah menjadi Notaris. Guna mewujudkan hal tersebut, setelah lulus menjadi Sarjana Hukum, Anda langsung mengambil studi Magister Kenotariatan. Begitu lulus, Anda tidak serta merta menjadi seorang Notaris. Sebab, menjadi Notaris harus mendapatkan izin resmi dari Pemerintah. Bukan itu saja, calon Notaris juga harus memahami ketentuan, wewenang, kewajiban,
Kewenangan Notaris dalam UUJN

Kewenangan Notaris dalam UUJN

Dalam menjalankan tugasnya, seorang Notaris harus sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan Pemerintah, dengan adanya Undang-undang tersendiri. Dengan demikian, aktivitas kerja Notaris diawasi secara hukum, sehingga tidak diperkenankan melakukan aktivitas yang tidak ditetapkan dalam Undang-undang. Wewenang dan kewajiban Notaris tersebut diatur melalui Undang-undang No. 30 Tahun 2004 yang telah diubah melalui Undang-undang No. 2 Tahun 2014. Dalam pasal 15 UU
Kewenangan Notaris Pengganti

Kewenangan Notaris Pengganti

Adinda tengah mengurus izin pendirian badan usaha yang dirintisnya. Untuk itu, ia menggunakan jasa Notaris X dalam proses pembuatan akta pendiriannya hingga mendapat persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM. Selama beberapa waktu, Notaris X sedang melaksanakan kewajibannya. Namun, suatu hari Notaris X mengabari Adinda kalau ia mengalami kecelakaan sehingga harus beristirahat selama beberapa minggu. Praktis pekerjaan pengurusan aktanya tertunda. Di
Kewenangan Notaris dan PPAT

Kewenangan Notaris dan PPAT

Sering kita temukan ada plang bertuliskan “Notaris” dan “PPAT” di beberapa tempat. Plang ini juga memuat nama sang Notaris lengkap dengan gelar akademik, nomor surat resmi, dan alamat lengkap kantor. Jika dilihat dari gelar akademiknya, sang Notaris selalu memiliki gelar “S.H.,” (Sarjana Hukum), dan “M.Kn.,” (Magister Kenotariatan). Namun, mungkin belum banyak yang tahu siapa dan apa saja tugas Notaris ini.
Syarat Pengangkatan Notaris Pengganti dan Tanggung Jawabnya

Syarat Pengangkatan Notaris Pengganti dan Tanggung Jawabnya

Mungkin masih banyak dari kita yang belum memahami apa itu Notaris Pengganti, bagaimana kewenangan dan kewajibannya, bagaimana syarat untuk menjadi notaris pengganti dan tanggung jawab terhadap akta yang dibuatnya, berikut penjelasannya : Pengertian Notaris Pengganti Notaris pengganti adalah orang yang telah memenuhi syarat dan diangkat dan dilantik untuk sementara dengn tujuan menggantikan notaris yang sedang sakit, cuti, atau  buat sementara
Notaris , Pengertian,Tugas Wewenang Kewajiban Notaris

Notaris , Pengertian,Tugas Wewenang Kewajiban Notaris

Artikel ini dikumpulkan untuk lebih mengetahui tentang pengertian Notaris di Indonesia, tugas dan wewenang Notaris serta kewajibannya termasuk persamaan dan pengertian Notaris dan PPAT, dan menjawab pertanyyan tentang gaji Notaris, dengan ini kami berikan beberapa info dari daftar pertanyaan yang sering diajukan mengenai Notaris meaning : Pengertian Notaris : Notaris adalah Pembuat Akta Otentik dan kewenangan lainnya berdasarkan Undang Undang