Pihak yang dapat Diangkat Menjadi PPAT

Seperti yang telah diketahui, PPAT merupakan pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta autentik yang berhubungan dengan hak atas tanah, seperti yang sudah diterbitkan khusus Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1998 mengenai PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

Sebelum mengetahui pihak yang dapat diangkat menjadi PPAT, mari kita simak jenis PPAT yang dapat dibagi menjadi tiga kategori sebagai berikut.

  1. PPAT Biasa, yaitu PPAT yang dapat merangkap sebagai Notaris, Konsultan atau penasehat hukum untuk melayani masyarakat dalam pembuatan akta dan memenuhi syarat tertentu.
  2. PPAT Sementara, yaitu PPAT yang diangkat di daerah yang belum cukup terdapat PPAT untuk melayani pembuatan akta di wilayah tersebut, seperti Camat dan Kepala Desa.
  3. PPAT Khusus, yaitu PPAT yang bertugas melayani pembuatan akta tertentu atau golongan tertentu (Kepala Kantor Pertahanan).

Nah dari kategori tersebut, pihak yang dapat diangkat menjadi PPAT adalah pihak yang memenuhi syarat sebagai berikut.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Berusia sekurangnya 30 tahun;
  3. Memiliki kelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Kepolisian setempat;
  4. Belum pernah dihukum penjara akibat melakukan kejahatan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dalam putusan Pengadilan;
  5. Berbadan sehat jasmani maupun rohani;
  6. Merupakan lulusan program pendidikan khusus PPAT atau pendidikan spesialis notariat yang diselenggarakan lembaga pendidikan tinggi;
  7. Telah lulus ujian yang diselenggarakan Badan Pertahanan Nasional atau Kantor Menteri Negara Agraria.

Itu dia pihak yang dapat diangkat penjadi PPAT. Jika Anda memenuhi persyaratan tersebut, Anda bisa mendaftarkan diri Anda.

Comments are closed.