Skip to main content

Dapatkah Camat Menduduki Jabatan PPAT?

Dapatkah Camat Menduduki Jabatan PPAT

Camat merupakan pejabat daerah yang mengatur berbagai kegiatan yang terkait dengan wilayah yang dipimpinnya. Namun, dapatkah Camat menduduki jabatan sebagai PPAT? Ya, Camat dapat menduduki jabatan sebagai PPAT dengan kondisi tertentu. Berikut ini penjelasannya.

Berdasarkan ketentuan yang terdapat pada PP No.37 Tahun 1998, daerah kedudukan PPAT adalah di Daerah Tingkat II (Kabupaten/Kotamadya). Sayangnya, belum semua Daerah Tingkat II (Kabupaten/Kotamadya) yang memenuhi syarat untuk pengutusan PPAT di daerah tersebut. Sementara itu, keberadaan PPAT sangat dibutuhkan dalam pengurusan berbagai dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pertanahan.

Dalam kasus tersebut, peran Camat menjadi sangat penting. Hal tersebut disebabkan karena Camat nantinya yang akan juga menjabat sebagai PPAT khusus ataupun sementara. Sesuai dengan Pasal 5 ayat (3) huruf b PP No.37 Tahun 1998, menyatakan bahwa untuk melayani masyarakat dalam pembuatan akta PPAT di daerah yang belum memenuhi syarat keberadaan PPAT/untuk melayani golongan masyarakat tertentu dalam pembuatan akta Pejabat Pembuat Akta Tanah tertentu, Menteri bisa menunjuk pejabat-pejabat berikut ini sebagai PPAT sementara atau PPAT khusus.

  1. Sesuai dengan Pasal 5 ayat (3) huruf a PP No.37 Tahun 1998. Camat melaksanakan tugas sebagai PPAT selama formasi PPAT di wilayah Daerah Tingkat II (Kabupaten/Kotamadya), tempat wilayah yang dipimpinnya berada, belum memenuhi ketentuan yang ditetap oleh menteri yang terkait.
  2. Kepala Desa. Kepala Desa dapat ditunjuk oleh menteri sebagai PPAT dengan ketentuan daerahnya termasuk daerah terpencil sehingga masyarakat akan kesulitan untuk menjangkau kantor kecamatan untuk mengurusi dokumen pertanahan.

Wilayah kerja Camat sebagai PPAT sementara/khusus tidak lah sama dengan wilayah kerja PPAT yang sebenarnya, melainkan hanya meliputi wilayah yang dipimpinnya saja. Hal yang demkian pun berlaku dengan cakupan wilayah kerja Kepala Desa sebagai PPAT.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa PPAT dapat menduduki jabatan sebagai PPAT, baik yang bersifat khusus maupun sementara. Hal tersebut pun sesuai dengan PP No. 37 Tahun 1998 yang mengatur jabatan yang berkaitan dengan PPAT.

Demikian lah penjelasan mengenai bisa atau tidaknya Camat menjadi seorang PPAT. Semoga bermanfaat.

You may also like