Syarat Jual Beli Tanah di Tanjungpinang

Syarat Jual Beli Tanah di Tanjungpinang

Syarat Jual Beli Tanah di Tanjungpinang

Arti Via Jual Beli Tanah

Pemindahan hak milik tanah melalui Jual Beli yakni perbuatan peraturan pemindahan hak atas tanah  yang dikerjakan dengan sengaja agar hak hal yang demikian bermigrasi dari pemilik pertama dan menjadi hak pihak lain dengan sistem Jual beli, dimana satu pihak melakukan penyerahan uang dan posisi lainnya menerima uang penjualan

Dasar Undang-undang Peralihan Hak Atas Tanah

Sejak diundangkannya UUPA, pemindahan hak atas tanah boleh dilaksanakan melewati {penukaran| pemberian dengan wasiat|penghibahan|jual beli|pemberian menurut adat & prbuatan hkum lain yang ditujukan untuk memindahkan hak milik.

Menurut Pasal 37 ayat 1 Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997, diuraikan  bahwa :

Pemindahan hak milik atas satuan rmah susun & hak atas tanah melalui pemasukan harta perusahaan serta tindakan hkum {pengalihan|pemindahan| hak lainnya, terkecuali pemindahan hak lewat pelaksanaan lelang cuma bisa didaftarkan apabila daat dibeberkan dengan sertifikat yg diwujudkan oleh PPAT yang berwajib berdasar ketentuan peraturan yang berlaku.

Pembuktian Peralihan Hak atas tanah Melewati Jual Beli

Pembuktian bahwa hak tanah trsebut dipindahkan, maka hrus dibuktikan dgn suatu akte yg dibuat oleh & dihadapan PPAT yaitu akta jual beli yg kemudian akan dijdikan dasar registrasi perubhan data pendftaran tanah seperti dialamatkan dalam ketentuan Psl 95 (1) hruf (a) PerMen Agraria/Kepala BPN No. 3 Th 1997. Sertifikat Jual Beli yg dibuat dihdapan PPAT tersbut bertujuan untuk mmberikan kepastian regulasi kpada pemegang hak atas satu bidang tanah (pembeliyang resmi hak atas tanah)

Peralihan Hak milik tanah Melalui Jual Beli

Saat kita berminat membeli tanah milik orang lain, ada pantasnya Anda mengetahui ada mekanisme yang mesti dilihat. Ya, jual beli tanah bukan sekadar jual beli awam. Istilah “ada uang ada barang” tak berlaku dalam jual beli tanah. Sebab, selain menyiapkan uang dan objeknya, pelaksanaan jual beli tanah juga patut menyiapkan dokumen dan menjalankan aktivitas aturan.

Dalam persoalan jual beli tanah, dikenal istilah peralihan atau pemindahan hak atas tanah. Istilah ini ialah perbuatan aturan yang bertujuan memindahkan hak dari satu pihak ke pihak lain, atau memindahkan hak dari penjual ke pembeli. Menurut Regulasi Pemerintah Nomor 24 tahun 1997, progres peralihan hak seharusnya diperkuat dengan adanya akta yang diciptakan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Menurut hukum hal yang demikian, pengalihan tanah dari pemilik kepada pembeli seharusnya memenuhi syarat pengalihan secara Undang-undang, diantaranya memenuhi prasyarat, dikerjakan dengan prosedur yang telah ditentukan, mengaplikasikan dokumen, dan dibuat di hadapan PPAT.

Akte jual beli ini yakni dokumen penting agar transaksi jual beli ini dapat dipertanggungjawabkan. Selain akte, keberadaan saksi juga dianggap penting, sebab bila apabila terjadi kasus pengingkaran atau sengketa oleh penjual ataupun pembeli, kedua saksilah yang akan mengungkapkan kebenarannya di hadapan hakim.

Sebaiknya, sebelum dikerjakan akad jual beli, pemilik/penjual wajib benar-benar meneliti bukti kepemilikan tanahnya. Ini bertujuan supaya penjual benar-benar ialah pemilik sah dari tanah yang akan diperjualbelikan. Seperti pula dengan calon pembeli, dia harus meneliti apakah tanah yang hendak dibeli telah bersertifikat atau belum. Bila misalnya telah bersertifikat, pembeli juga mesti memeriksa apakah sertifikat tersebut berstatus akta hak milik atau tidak.

Sedangkan sudah dibuat akta jual beli dan disaksikan PPAT, kedudukan pembeli sebagai pemilik absolut atas tanah yang dibeli baru terbentuk setelah pembeli meregistrasikan hak atas tanah ke kantor pertanahan. Sesudah dilampirkan beraneka persyaratan yang diperlukan, seperti bukti pembayaran, akta orisinil tanah, dan akta jual beli, pembeli akan mendapatkan akta hak atas nama atas nama pribadi.  ini bertujuan supaya pembeli memperoleh jaminan tata tertib dari Pemerintah atas tanah yang dibelinya.

Tata Cara Jual Beli Tanah Yang Belum Bersertifikat

 

Comments are closed.