Skip to main content

Prosedur Pendirian PT Menurut UU

Prosedur Pendirian PT Menurut UU PT

Prosedur Pendirian PT Menurut UU PTProsedur Pendirian PT Menurut UU

Menurut UU Nomor 40 Tahun 2007 ttg Perseroan Terbatas ialah sebagai berikut :

Pendiri paling sedikit 2 orang atau lebih (Pasal 7 ayat 1);

Akta yang dibuat oleh Notaris wajib berbahasa Indonesia;

Masing-masing pendiri mesti mengambil bagian atas saham, pengecualiannya bila dalam rangka peleburan perseroan (Psl 7 ayat 2 – 3);

Akta pendirian PT wajib disahkan oleh Menteri Hukum danHAM RI serta diumumkan dalam Berita Negara RI (Psl 7 ayat 4);

Modal dasar paling sedikit Rp. 50 juta serta modal disetor paling sedikit 25% dari modal dasar (Psl 32 dan Psl 33);
Paling sedikit memiliki 1 orang direktur juga 1 orang komisaris (Psl 92 ayat 3 & Psl 108 ayat 3)
Pemegang saham wajib WNI maupun badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum di Indonesia, terkecuali untuk PT PMA.

Prosedur Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Untuk mendirikan PT, mesti dengan menggunakan akta otentik (akta yang dibuat dihadapan notaris pembuatnya) yang di dalamnya memuat : nama perseroan terbatas, bidang usaha, modal, domisili perusahaan, dan ketentuan lainnya. Akta Notaris ini mesti memperolehkan pengesahan oleh Menteri Hukum danHAM RI.

Untuk memperoleh izin dari Menteri Hukum danHAM R, mesti memenuhi ketentuan sebagai berikut :
PT (Perseroan terbatas) tersebut tidak boleh bertentangan dengan ketertiban umum dan juga kesusilaan;

Akta pendirian PT harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan Undang-Undang; dan

Minimal modal yang ditempatkan serta disetor ialah 25% dari modal dasar. (berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 serta UU No. 1 Tahun 1995, kedua UU ini tentang perseroan terbatas).

Jika ada yang akan mendirikan PT (perseroan terbatas), maka para pendiri, yang harus terdiri dari 2 orang bisa juga lebih, bmenjalankan prosedur, di bawah ini :

1. Mereka datang ke kantor notaris untuk membuat akta pendirian Perseroan Terbatas.

2. Akta pendirian PT di dalamnya memuat juga anggaran dasar dari Perseroan Terbatas yang bersangkutan.

3. Anggaran dasar dibuat oleh para pendiri PT.

4. Kalau para pendiri belum bisa untuk membuat AD tersebut, maka hal ini dapat dibantu oleh notarisnya;

5. Sesudah proses pembuatan akta pendirian selesai, selanjutnya notaris melanjutkan prosesnya ke Dirjen AHU.

6. Sesudahnya SK Pengesahan Badan Hukum PT akan diberikan melalui Notaris yang bersangkutan, dan PT yang didirikan tersebut sudah sah menjadi badan hukum.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan perusahaan?

Apa yg dimaksud dengan PT Terbuka?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan perseroan terbatas?

Langkah langkah mendirikan perseroan terbatas?

prosedur pendirian pt menurut uu no.40 tahun 2007

syarat mendirikan pt 2017

syarat pendirian pt

jelaskan prosedur pendirian pt berdasarkan uu no 40 tahun 2007

prosedur yang efektif mendirikan perseroan terbatas

skema pendirian pt

syarat mendirikan pt kontraktor

syarat membuat pt 2017

You may also like