Skip to main content

Syarat Pendirian CV Cara Mendirikan CV

Syarat Prosedur dan Akta Pendirian CV

Pendirian CV – Bagi Anda para pengusaha, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama persekutuan komanditer (Commanditaire Vennootscap) atau yang lebih dikenal dengan singkatan CV. Ya bagi para pengusaha, bisa menjadi salah satu pilihan untuk membangun usaha mereka dalam bentuk perusahaan CV. Namun bagaimana cara untuk membuat CV tersebut? Berikut penjelasannya.

Pengertian CV

Persekutuan Komanditer atau yang lebih dikenal dengan sebutan CV adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih. Dalam pendiriannya, pemodal CV ada yang disebut sebagai sekutu aktif, dan ada juga sekutu pasif.

Apa perbedaan sekutu aktif dan sekutu pasif atau diam? Sekutu aktif (komplementer) adalah pihak yang memberi modal sekaligus menjalankan perusahaan maupun kebijakannya, sedangkan sekutu pasif (komanditer) adalah pihak yang hanya menyertakan modalnya saja. Namun, apabila perusahaan mengalami kerugian, perusahaan hanya akan bertanggung jawab atas modal yang ditanamkan saja, begitu pun bila mendapatkan keuntungan. Jumlah keuntungan tergantung seberapa besar yang diberikan oleh sekutu pasif.

Dasar Hukum Pembuatan CV

Dalam pendirian CV, berlandaskan pada BAB III Bagian 2 Pasal 19, 20, dan 21 dalam KUH Dagang yang berbunyi sebagai berikut.

Syarat Pembuatan CV

Dalam proses pendiriannya, terdapat beberapa syarat yang harus dilengkapi sebagai berikut.

  1. Fotocopy KTP para pendiri minimal 2 orang, namun tidak suami istri.
  2. Fotocopy Kartu Keluarga penanggung jawab atau direktur.
  3. Mengisi formulir pembuatan CV secara baik dan benar.
  4. NPWP yang mengurus CV.
  5. Fotocopy Pajak Bumi Bangunan (PBB) terakhir tempat usaha atau kantor apabila milik pribadi.
  6. Fotocopy surat sewa kantor apabila statusnya kontrak.
  7. Kantor berada di wilayah strategis seperti wilayah plaza, ruko, atau perkantoran. Tidak di wilayah pemukiman.
  8. Pas foto penanggung jawab pendiri CV 3×4 berwarna sebanyak 2 lembar
  9. Harus siap disurvey.

Cara Mendirikan CV

Sebenarnya pendirian CV tidak mengharuskan formalitas tertentu, karena bisa dilakukan secara tertulis maupun lisan, baik dengan akta otentik maupun di bawah tangan, tidak ada keharusan untuk mendaftarkannya. Namun apabila menginginkan akta pendirian CV harus dibuat atau dihadapan Notaris untuk dibuatkan akta pendirian tersebut atau berdasarkan akta Notaris. Kemudian akan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang dan diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI.

Namun sebelum datang ke Notaris harap dipersiapkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini :

  1. Calon nama CV.
  2. Tempat berdirinya CV.
  3. Pihak persero aktif dan persero diam.
  4. Tujuan pembuatan CV.

Dengan melakukan prosedur tersebut, Anda akan mendapatkan :

  1. Akta Notaris Pendirian CV.
  2. Domisili perusahaan.
  3. NPWP badan usaha.
  4. Pendaftaran Pengadilan Negeri.
  5. SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan).
  6. TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

Jangka pengurusan CV ini sampai selesai kurang lebih selama 2 bulan.

Hak Para Pihak dalam Pembuatan CV

Dalam menjalankan tugasnya, para pihak memiliki hak sebagai berikut.

  1. Notaris mempunyai wewenang untuk membuat akta pendirian CV kemudian mendaftarkannya ke Kepaniteraan Pengadian Negeri yang berwenang.
  2. Persero aktif berhak mengelola CV dengan melakukan pengurusan untuk dan atas nama CV, namun tetap harus mendapatkan persetujuan dari persero diam.
  3. Persero diam tidak memiliki hak untuk melakukan tindakan pengurusan, namun berwenang memberikan persetujuan tindakan pengurusan dan melakukan pemeriksaan serta pengawasan gedung dan pembukuan perusahaan.

Kewajiban Para Pihak dalam Pembuatan CV

Pihak yang terlibat dalam pembuatan CV akan mendapatkan kewajiban sebagai berikut.

  1. Dalam menjalankan tugasnya pada proses pembuatan CV, Notaris berkewajiban bertindak jujur, amanah, mandiri, seksama, serta menjaga kepentingan para pihak yang terkait dalam perbuatan hokum tersebut dengan tidak memihak.
  2. Pihak-pihak yang akan membuat CV berkewajiban menyiapkan segala yang diperlukan dan menjalankan prosedur yang ada.

Larangan dalam Pembuatan CV

Terdapat larangan dalam pembuatan CV, yaitu pendiri CV dilarang memiliki jabatan direksi atau pengurus di perusahaan lain yang sejenis, karena melanggar Pasal 26 UU No. 5 Tahun 1999, yang berbunyi sebagai berikut.

 Akibat Hukum Pembuatan CV

Hasil pekerjaan Notaris yang melakukan pembuatan CV medapatkan akibat hukum karena membuat akta otentik adalah tugas pemerintah. Dengan kata lain, Notaris melaksanakan tugasnya dengan mengemban sebagian tugas negara sesuai ketentuan dan undang-undang yang berlaku.

Macam-Macam CV

Ada berbagai macam CV, yaitu sebagai berikut.

Persekutuan Komanditer Murni : Dalam persekutuan komanditer yang pertama ini hanya terdapat satu komplementer.

Persekutuan Komanditer Campuran : Persekutuan ini biasanya terbentuk dari firma yang membutuhkan tambahan modal. Sekutu firma menjadi sekutu komplementer sedangkan lainnya menjadi sekutu komanditer.

Persekutuan Komanditer Bersaham : Untuk menghindari terjadinya modal beku karena tidak mudah menarik kembali modal yang telah disetorkan oleh persekutuan komanditer adalah tujuan dari saham. Saham yang dimaksud adalah saham yang dikeluarkan oleh persekutuan yang tidak dapat diperjualbelikan dan sekutu komplementer maupun komanditer mengambil beberapa satau atau lebih saham tersebut.

Akta Pendirian CV

Salah satu cara membuat  akta pendirian CV  adalah dengan mengikuti format pendirian CV yang memuat maksud dan tujuan pendirian CV dan diberi nomor pada akta pendirian CV

You may also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *