Bagaimana Jika Notaris Meninggal?

Kewajiban menjalankan tugas dan wewenang sebagai Notaris pasca diangkatpemerintah memang memiliki batasan hingga berusia 65 tahun. Namun, saat menjalankan jabatannya, kita tidak bisa memprediksi apakah usia kita akan sampai hingga usia 65 tahun ataukah tidak. Karena sebagai manusia, kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput.

Lalu, bagaimana seandainya jika Notaris meninggal dunia saat masih menjalankan jabatannya? Bisa jadi saat kematian menjemput Notaris, ia tengah menjalankan tugas dan wewenangnya dalam membuat akta autentik untuk kliennya.

Perihal kematian Notaris telah dijelaskan pemerintah melalui Undang-undang Jabatan Notaris (UUJN). Pertama, dalam pasal 8 ayat 1 dijelaskan bahwa jika Notaris meninggal dunia, ini berarti almarhum telah berhenti dari jabatannya sebagai Notaris dengan secara hormat.

Selanjutnya, pada pasal 35, saat Notaris meninggal dunia, suami/istri atau keluarga sedarah dalam garis keturunan wajib memberitahukannya kepada Majelis Pengawas Daerah paling lambat tujuh hari setelah hari kematiannya. Majelis Pengawas Daerah kemudian menunjuk Pejabat Sementara Notaris untuk menggantikan tugas Notaris yang meninggal dunia.

Protokol Notaris yang dipegang Notaris yang meninggal dunia kemudian diserhaterimakan kepada Pejabat Sementara Notaris oleh ahli waris Notaris. Pejabat Sementara kemudian menyerahkan Protokol tersebut kepada Majelis Pengawas Daerah paling lama 60 hari sejak kematiannya.  Pejabat Sementara yang ditunjuk untuk menggantikan Notaris yang meninggal dunia dapat membuat akta autentik atas namanya sendiri dan memiliki Protokol Notaris sendiri.

Jika Notaris meninggal dunia dalam keadaan cuti sementara tugas dan wewenangnya digantikan oleh Notaris Pengganti, maka dalam UUJN Notaris Pengganti tersebut menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Notaris selama 30 hari sejak kematian Notaris.

Penyerahan Protokol Notaris merupakan penanda pelimpahan wewenang dari almarhum kepada pejabat penggantinya. Dengan demikian, jika saat meninggal dunia Notaris tengah mengurus pembuatan akta autentik milik klien, maka proses penyelesaian pembuatan akta selanjutnya dilimpahkan kepada Pejabat Sementara Notaris dengan namanya sendiri.

Comments are closed.