Skip to main content

Teknis Penyusunan Anggaran Dasar Koperasi

Penyusunan Anggaran Dasar Koperasi

Dalam pendirian koperasi, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya menyusun anggaran dasar koperasi. Anggaran dasar ini disusun bersama-sama oleh pihak yang akan mendirikan koperasi dan dituangkan dalam akta dihadapan Notaris. Bagaimana teknis penyusunannya? Berikut penjelasannya.

  1. Membentuk tim dengan tugas menyusun anggaran dasar yang sifatnya umum lalu hasilnya dilaporkan pada pendiri koperasi untuk dimintakan pengesahannya pada seluruh anggota. Tim ini disebut tim perumus penyusunan anggaran dasar.
  2. Hal khusus yang dibahas seluruh peserta, tidak hanya diserahkan kepada tim pengurus, yaitu :
  3. Nama serta tempat koperasi;
  4. Syarat menjadi anggota;
  5. Nilai simpanan pokok dan simpanan wajib;
  6. Nama pendiri, pengurus, serta pengawas;
  7. Kegiatan usaha;
  8. Ketentuan penggunaan sisa hasil usaha;
  9. Ketentuan sanksi;
  10. Isi anggaran dasar paling minimal berisi tentang hal berikut ini.
  11. Daftar nama pendiri;
  12. Nama serta tenpat koperasi;
  13. Ketentuan yang berhubungan dengan keanggotaan;
  14. Maksud, tujuan, serta bidang usaha;
  15. Ketentuan yang berhubungan dengan rapat anggota;
  16. Ketentuan yang berhubungan dengan pengelolaan;
  17. Ketentuan yang berhubungan dengan permodalan;
  18. Ketentuan yang berhubungan dengan jangka waktu berdirinya koperasi;
  19. Ketentuan yang berhubungan dengan pembagian sisa hasil usaha;
  20. Ketentuan yang berhubungan dengan sanksi.

Itulah teknis penyususan anggaran dasar dalam koperasi. Anda dapat mempraktikannya dengan koperasi yang akan Anda dirikan.

You may also like