Skip to main content

Pendirian Koperasi Serba Usaha

Sebagai badan usaha yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, maka aktivitas koperasi pada dasarnya berkaitan dengan usaha. Selain layanan simpan pinjam bagi para anggotanya, koperasi juga menjalankan suatu usaha tertentu yang bisa dinikmati oleh para anggotanya. Keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha ini juga ujung-ujungnya akan dinikmati lagi oleh para anggota.

Jenis koperasi yang bergerak di bidang ekonomi biasanya dikenal dengan istilah koperasi serba usaha (KSU). Koperasi ini menjalankan usaha ekonomi di bidang perkreditan, produksi barang dan jasa, hingga melakukan proses dan pemasaran hasil. Koperasi ini beranggotakan orang-orang maupun badan hukum.

Didirikannya koperasi serba usaha ini bukan sekadar untuk menjalankan usaha dan mendapatkan keuntungan. Ada hal utama yang menjadi tujuan didirikannya KSU, sebagaimana tujuan pendirian koperasi pada umumnya, yakni menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan berlandaskan asas kekeluargaan dan keadilan.

Tidak adanya tutuntan untuk mencari keuntungan yang berlebih mendorong koperasi memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada anggota maupun masyarakat umum, seperti kredit dengan bunga rendah bahkan hingga tanpa bunga, penjualan barang dan jasa dengan harga murah, serta pembagian sisa hasil usaha (SHU) dari semua keuntungan yang diperoleh koperasi.

Untuk itu, banyak sekali inisiasi orang/perorangan/ataupun gabungan koperasi yang ingin mendirikan KSU. Proses pendirian koperasi ini sama dengan pendirian koperasi pada umumnya, yaitu dimulai dari menggelar rapat pembentukan, penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, pembuatan akta autentik, pengajuan pengesahan akta, hingga pengesahan akta oleh pejabat berwenang.

Selain itu, bagi koperasi yang menyediakan layanan simpan pinjam, minimal harus memiliki modal dasar sebagai sarana pembiayaan. Modal dasar ini disetor minimal Rp15.000.000,00.

You may also like