Skip to main content

Pendirian Koperasi Sekolah

Koperasi memang ada berbagai jenisnya, salah satunya adalah koperasi sekolah yang banyak didirikan bukan hanya untuk mendukung ekonomi sekolah. Namun untuk mempermudah siswa dalam kegiatan pembelian sehingga siswa tidak membeli makanan atau barang sembarangan di area sekolah.

Selain itu adanya koperasi untuk memutar keuangan sehingga para anggota operasi bisa mendapatkan keuntungan. Seringkali koperasi sekolah juga melibatkan anak-anak untuk belajar usaha dan berbisnis. Berikut ini tahapan pembuatan koperasi sekolah :

Tahap Pembentukan

  1. pembukaan, dimana pembukaan ini mencari anggota koperasi dan menyatakan koperasi akan dibuka.
  2. Laporan panitia khusus yang mencanangkan adanya koperasi dan menyampaikan tujuan didirikannya koperasi sekolah
  3. Penjelasan serta pengarahan pembentukan koperasi sekolah oleh perwakilan dari kantor koperasi setempat.
  4. Pembacaan tata tertib rapat dan pembentukan pemilihan pengurus koperasi
  5. Penetapan AD serta ART koperasi sekolah
  6. Pemilihan dan pelantikan pengurus serta pengawas koperasi

Tahap Pelaporan atau Pendaftaran

Memasuki tahapan selanjutnya dimana koperasi harus melalui tahapan pelaporan serta pendaftaran, meskipun koperasi tersebut berskala kecil :

  1. akta pendirian koperasi serta anggaran dasar yang dibuat oleh yang mengajukan koperasi telah disahkan sebanyak 2 eksemplar dan salah satunya wajib dibubuhi materai 6000
  2. petikan berita acara tentan pembentukan koperasi sekolah
  3. neraca awal yang menunjukan aset atau modal koperasi sekolah secara jelas

Tahap Pengesahan

Memasuki tahapan terakhir adalah tahap pengesahan dimana tahapan ini mengajukan permohonan pengesahan yang ditunjukan kepada direktorat jenderal koperasi tingkat provinsi setempat. Misalnya jika sekolahnya di Tasikmalaya maka mengajukan pada koperasi kota yang nantinya naik ke koperasi provinsi.

Jika persyaratan yang diajukan telah ditetapkan dan juga dipenuhi dengan lengkap maka sekolah akan memperoleh berkas yang dinamakan surat tanda pengesahan. Nantinya akan dikirimkan ke sekolah yang bersangkutan menggunakan pos. Setelah tahapan ini selesai koperasi baru bisa dijalankan ataupun dibuka. Sehingga jika belum ada surat pengesahan sekolah harus tetap menutup koperasi karena belum bisa sah. Usahakan untuk menjual barang yang juga aman dan tidak berpotensi merusak koperasi sekolah dan memungkinkan koperasi sampai di tutup.

Baca juga :

 

You may also like