Akta Notaris

Prosedur Pembuatan Renvoi Akta Notaris

Prosedur Pembuatan Renvoi Akta Notaris

Syarat-syarat Renvoi Akta Notaris Renvoi dalam akta notaris tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, baik sebelum atau setelah penandatanganan. Renvoi harus disaksikan oleh pemohon, saksi, dan notaris (pihak yang sebelumnya menjadi bagian dalam pembuatan akta notaris). Renvoi dapat dinyatakan sah jika sudah diberi paraf/tanda pengesahan lainnya oleh pemohon, saksi, dan notaris. …

Read More »

Pengertian Renvoi dalam Akta Notaris

Pengertian Renvoi dalam Akta Notaris

Kesalahan bisa saja dilakukan oleh siapa saja/dimana saja/dalam hal apapun. Hal yang demikian pun dapat terjadi dalam pembuatan akta notaris. Apa yang harus dilakukan jika hal tersebut terjadi? Renvoi menjadi solusi untuk mengatasi adanya kesalahan dalam akta notaris. Apa yang dimaksud renvoi? Berikut penjelasananya. Apa itu renvoi? Renvoi merupakan solusi …

Read More »

Komparisi Akta Notaris

Undang-undang Perseroan Terbatas Baru

Kata komparisi berasal dari bahasa Belanda, yaitu “comparitie” yang memiliki arti “verschijning van partijen” atau tindakan menghadap hukum atau di hadapan pejabat umum, seperti Notaris. Komparisi ini adalah salah satu hal penting dari akta notaris maupun akta pejabat lainnya, karena sah tidaknya akta otentik itu tergantung benar atau tidaknya komparisi …

Read More »

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pembuatan Akta Notaris

Bahasa Indonesia dalam Pembuatan Akta Notaris

Pentingnya Pembuatan Akta Menggunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Hukum dapat dimengerti serta dipahami apabila dipublikasikan dengan bahasa yang benar. Begitu pun dengan perjanjian yang dibuat di hadapan notaris. Dikarenakan termasuk arsip negara, maka wajib dituliskan dengan bahasa Indonesia resmi yang baik dan benar sesuai dengan ejaan yang disempurnakan. …

Read More »

Kedudukan Akta Otentik dalam Sistem Hukum Pembuktian

Akta Otentik dalam Sistem Hukum Pembuktian

Alat bukti yang Dapat Diajukan dalam Persidangan di Pengadilan Alat bukti yang telah mencapai batas minimal ditentukan hukum. Alat bukti yang tidak mencapai batas minimal, dapat dikategorikan kembali menjadi 2 bagian yaitu : Alat bukti tidak memenuhi syarat (tidak sah). Alat bukti permulaan. Batas Minimal Alat Bukti Batas minimal alat …

Read More »

Kebatalan Dan Pembatalan Akta Notaris Setelah Berlakunya UUJNP

Kebatalan Dan Pembatalan Akta Notaris

Mengenai kebatalan atau pembatalan akta notaris, menurut Pasal 84 UUJN apabila Notaris tidak melakukan (melanggar) ketentuan yang terdapat pada Pasal 16 ayat (1) huruf i dan k, Pasal 41, 44, 48, 49, 50, 51, dan 52, maka akta yang bersangkutan hanya memiliki kekuatan pembuktian sebatas akta di bawah tangan, dengan …

Read More »

Fungsi Premisse dalam Akta Otentik

Fungsi Premisse dalam Akta Otentik

Pengertian Premisse Dalam bahasa Latin premisse disebut ”praemissae” yang memiliki arti “It is a statement presumed true within the context of an argument toward a conclusion. A claim that is a reason for, or objection aginst, some other claim”. Istilah premisse ini digunakan dengan penjelasan mengenai logika deduktif, oleh sebab …

Read More »

Fungsi Akta bagi Para Pihak

Fungsi Akta bagi Para pihak

Dengan dibuatnya akta, tidak semata-mata tanpa tujuan, namun memiliki beberapa fungsi yang harus diperhatikan. Tahukah Anda bahwa akta mempunyai 2 fungsi? Yaitu fungsi formil atau bisa disebut formalitas causa dan fungsi sebagai alat bukti atau probationis causa. Apa arti dari kedua fungsi tersebut? Berikut penjelasannya. 1. Akta sebagai fungsi formil …

Read More »

Pendirian Firma dan Akta Otentik

Pendirian Firma dan Akta Otentik

Akta otentik adalah bukti tertulis merupakan kebenaran namun harus diakui oleh hakim. Selama tidak ada pihak lain yang membuktikan sebaliknya, akta tersebut dianggap benar. Akta di bawah tangan dapat menjadi alat pembuktian terhadap orang yang menandatangani, ahli warisnya, dan orang yang mendapatkan hak darinya, apabila tanda tangan dalam akta tersebut …

Read More »

Perjanjian Simulasi dalam Akta Notaris

Perjanjian Simulasi dalam Akta Notaris

Pengertian Bentuk dan Substansi  Perjanjian Simulasi Tolak ukur untuk menentukan suatu perjanjian termasuk perjanjian simulasi/ perjanjian pura-pura/ perjanjian persekongkolan di dalamnya didasarkan pada peraturan undang-undang atau prinsip hukum sebagai kriterium kebenaran yaitu sebagai berikut. Pasal 1873 KUH.Perdata berisi : Pasal 1335 jo 1337 KUH.Perdata mengenal adanya 3 macam kausa sebagai …

Read More »

Pengambilan Fotocopy Minuta Akta Notaris pada Perkara Pidana dan Perdata

Pengambilan Fotocopy Minuta Akta Notaris

Cara pengambilan fotocopi minuta akta Notaris pada prkara pidana (mengacu PERMEN KUMHAM NOMOR: M.03.HT.03.10 TAHUN 2007) adalah sebagai berikut. 1. Dengan mencantumkan alasan pengambilan fotocopy minuta akta Notaris, penyidik mengajukan persetujuan kepada Majelis Pengawas Daerah yang disampaikan kepada Notaris yang bersangkutan. Hal ini terdapat dalam Pasal 2 ayat [1], [2] dan [3]. …

Read More »

Cara Membuat Akta Pendirian Usaha

Pembagian Wewenang Dalam Perseroan Terbatas

  Akta pendirian usaha usaha memiliki beberapa manfaat penting untuk kelancaran usaha yang didirikan. Akta ini akan membuat Anda memiliki usaha yang dijamin oleh hukum yang di negara Indonesia. Akta pendirian usaha ini berisi profil serta hal yang berkaitan dengan perusahaan dengan bantuan dari notaris serta saksi yang ada.  Dalam …

Read More »