Biaya Pembuatan Akta Tanah

Dalam Penerbitan Akta dikenakan Pajak BPHTB dan PPh diatur dalam Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009 ( peraturan dibawahnya masing-masing daerah diatur dalam PERDA ) dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan jo. Nomor 7 Tahun 1991 jo. Nomor 10 Tahun 1994 jo. Nomor 17 Tahun 2000 dan Nomor 36 Tahun 2008.

Semua biaya yang dikeluarkan atau dibayarkan pada Badan Pertanahan Nasional RI diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2010. Adapun jika ditanya biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut:

1. di PPAT (camat/notaris/ lainnya yg ditunjuki khusus) namanya Honor Pembuatan Akta

Honor PPAT (camat atau notaris PPAT sebesar 1,5 % dari harga tanah untuk PPAT dan saksi jika tanah belum bersertifikat;  sedang bagi tanah yang sudah sertifikat biasanya hanya 0,5 %
Dalam praktek, PPAT sering memungut lebih besar dari itu dan praktek ini Melanggar Hukum. karena banyak terdapat PPAT tang bekerja didaerah saudara, ya pilih saja dan tawar kurang dari % dan juga saudara harus minta penjelasan tertulis, itu meliputi apa saja ; ini untuk bukti sehingga tidak berkali kali dipungut ulang.

2. di BPN (Kantor Pertanahan) namanya pemasukan/penerimaan negara atau sering disebut PNBP meliputi bermacam-macam ada rinciannya yang terdapat di kwitansi resmi (al. ukur, Bea Balik Nama atau pencatatan2, Pertimbangan Teknis)

Biaya di BPN. meliputi biaya ukur, Balik Nama (BN) atau pencatatan (ini terperinci dan harus diketahui dengan jelas karena resmi, bayarlah menurut bukti resmi yang saudara terima)

3. di Kantor Pajak / Atau Dinas Pendapatan Daerah ini biaya resmi dibayar lewat  ? tanyakan saja ke BPN / PPAT.

Dan harus diingat Pajak ini bisa kena dan tidak; (biasanya NJOP lebih dari Rp. 60.000.000 akan dikenai pajak BPHTB dan PPn) jadi saudara harus tahu benar mana yg kena dan tidak, sedangkan untuk prosedur pembayarannya harus minta penjelasan ke PPAT (prosedurnya, karena sering berubah rubah harap tanya ke BPN atau PPAT) dan bukti pembayaran lembar ke-2 harus saudara simpan untuk menghindari pembayaran 2 x dan manipulasi-manipulasi dll.

4. Biaya yang dikeluarkan sendiri; meterai, foto copy, Angkot dan semacamnya….

Adalah Biaya yang harus saudara keluarkan sendiri karena tanpa biaya penggandaaan ataupun pembuatan (KTP, KK) tentunya sertipikat yang saudara buat tidak akan jadi.

Comments are closed.