Akta Notaris Untuk Usaha

Indonesia memiliki berbagai badan usaha yang dibentuk dalam beberapa peraturan dan juga pasal. Seperti halnya,firma, persekutuan komanditer/CV maupun perseroan terbatas (PT). Dimana bentuk usaha ini tidak serta merta bisa hadir namun harus ada dasar hukum yang menyutuji dna mendukungnya. akta menjadi salah satu berkas pendukung usaha untuk bisa berdiri.

Namun membuat akta tidak semudah yang dibicarakan, karena berkaitan dengan berkas maka akan rumit dan sulit. “membuat akta” di sini adalah hadir di hadapan para penghadap (subjek perjanjian), membacakan dan menanda-tangani akta tersebut.

Data Tercantum pada Akta Usaha

Akta pendirian usaha sendiri berisikan profil perusahaan yang akan dibuat dengan notaris dan disertai saksi-saksi yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat. Dalam akta pendirian usaha akan tercantum :

  • Tanggal pendirian perusahaan
  • Bentuk dan nama perusahaan
  • Nama para pendiri
  • Alamat tempat usaha
  • Tujuan pendirian usaha
  • Besar modal usaha
  • Kepengurusan dan tanggungjawab anggota pendiri usaha
  • Tahun buku, dll.

Jika berguru pada Pasal 39 UU No. 30/2004 yang menyebutkan bahwa:

  1. Penghadap harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  2. paling sedikit berumur 18 (delapan belas) tahun atau telah menikah; dan
  3. cakap melakukan perbuatan hukum.
  4. Penghadap harus dikenal oleh Notaris atau diperkenalkan kepadanya oleh 2 (dua) orang saksi pengenal yang berumur paling sedikit 18 (delapan belas) tahun atau telah menikah dan cakap melakukan perbuatan hukum atau diperkenalkan oleh 2 (dua) penghadap lainnya.
  5. Pengenalan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dinyatakan secara tegas dalam akta.

Sedangkan untuk tujuan Akta Pendirian Usaha Dibuat adalah :

  1. Menghindari terjadinya perselisihan dikemudian hari mengenai pembagian keuntungan proporsi kerugian.
  2. Memberikan kejelasan setatus kepemilikan perusahaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti perselisihan ketika saham akan dijual kembali kepatner anda arau keorang lain serta proses penilaian pembelian saham.

Syarat Akta Pendirian Usaha

  1. Foto copy KTP para pendiri, minimal 2 orang
  2. Foto copy KK penanggung jawab / Direktur
  3. Pas photo penanggung jawab ukuran 3X4 = 2 lbr berwarna
  4. Copy PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan
  5. Copy Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha
  6. Surat Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung Perkantoran
  7. Surat Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) Khusus luar jakarta
  8. Kantor berada di wilayah Perkantoran/Plaza, atau Ruko, atau tidak berada di wilayah pemukiman.
  9. Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi, komputer berikut 1-2 orang pegawainya). Biasanya ini dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk PKP atau SIUP
  10. Siap di survey

Comments are closed.